<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Ihza Ihza Law Firm</title>
	<atom:link href="http://ihza-ihza.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ihza-ihza.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 09:59:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Antasari Akui Kasusnya Tak Terkait Korupsi</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kasusnya-tak-terkait-korupsi/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kasusnya-tak-terkait-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 07:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<category><![CDATA[kpk]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8212; Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Chandra Hamzah menjelaskan kronologis pengambilan keputusan non-aktif Ketua KPK Antasari Azhar. Ternyata, Antasari menjelaskan kasusnya tak terkait kasus dugaan korupsi, tetapi murni kasus pidana umum.
 &#34;Dalam rapat pimpinan KPK di rumah Antasari, ia (AA) mengatakan permasalahan yang dialami cukup berat maka ia berharap pimpinan berempat dapat menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <em>KOMPAS.com </em>&mdash; Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Chandra Hamzah menjelaskan kronologis pengambilan keputusan non-aktif Ketua KPK Antasari Azhar. Ternyata, Antasari menjelaskan kasusnya tak terkait kasus dugaan korupsi, tetapi murni kasus pidana umum.</p>
<p> &quot;Dalam rapat pimpinan KPK di rumah Antasari, ia (AA) mengatakan permasalahan yang dialami cukup berat maka ia berharap pimpinan berempat dapat menjalankan kepemimpinan KPK untuk seterusnya, dan sementara ia akan fokus untuk menyelesaikan masalahnya,&quot; kata Chandra saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III terkait alasan penonaktifan Antasari, di RDP Komisi III, Jakarta, hari ini.</p>
<p> <span id="more-626"></span>Antasari Akui Kasusnya Tak Terkait KorupsiSaat itu, menurut Chandra, Antasari menyerahkan kelanjutan institusi atau lembaga pada empat wakil ketua lainnya. &quot;Jadi keputusan untuk tidak ikut terlibat dalam pengambilan keputusan itu dari Pak Antasari sendiri, maka hasil keputusan itu adalah dari kelima pimpinan yang bersepakat. Dasar hukumnya keputusan UU no 20 tahun 2002 tentang KPK pasal 21 dan keputusan itu sah,&quot; jelas Chandra.</p>
<p> Chandra juga mempertegas kembali permasalahan hukum menyangkut pribadi dan tak melibatkan institusi.</p>
<p> Karena kasus yang menimpa Antasari ini adalah menyangkut pribadi dan terkait pidana umum, maka Chandra menjelaskan tak perlu menyinggung substansi persoalan hukum Antasari. &quot;Ekskalasi kasus ini luar biasa dan tak menyangkut perkara korupsi, tapi tindak pidana umum, maka saya mohon kita tak membahas Pak Antasari karena akan membentuk opini dan memengaruhi proses hukumnya yang masih berjalan,&quot; tutur Chandra.</p>
<p> Terkait dengan kinerja KPK setelah Antasari menyatakan non-aktif sementara, Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Riyanto mengatakan bahwa pertemuan itu memang keputusan lima pimpinan KPK. &quot;Itu kami putuskan karena memang saat itu kondisinya tak memungkinkan. Ini demi eksistensi KPK,&quot; ujarnya.</p>
<p> <em>sumber : kompas.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kasusnya-tak-terkait-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antasari Temui Rani 10 Menit di Kamar 808</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/antasari-temui-rani-10-menit-di-kamar-808/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/antasari-temui-rani-10-menit-di-kamar-808/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 03:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[caddy]]></category>

		<category><![CDATA[golf]]></category>

		<category><![CDATA[hotel grand mahakam]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8212; Misteri pertemuan Antasari Azhar dengan Rani Juliani di Kamar 808 Hotel Grand Mahakam, Blok M, Jakarta, mulai terkuak. Antasari diberitakan pernah melakukan pertemuan dengan Rani selama sekitar 5-10 menit setelah sering mendapat SMS dari caddy di Lapangan Golf Modernland, Tangerang, tersebut.
 &#34;Setelah menerima SMS berkali-kali dari Rani, akhirnya Pak Antasari mengundang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <em>KOMPAS.com</em> &mdash; Misteri pertemuan Antasari Azhar dengan Rani Juliani di Kamar 808 Hotel Grand Mahakam, Blok M, Jakarta, mulai terkuak. Antasari diberitakan pernah melakukan pertemuan dengan Rani selama sekitar 5-10 menit setelah sering mendapat SMS dari caddy di Lapangan Golf Modernland, Tangerang, tersebut.</p>
<p> &quot;Setelah menerima SMS berkali-kali dari Rani, akhirnya Pak Antasari mengundang yang bersangkutan datang ke hotel tersebut. Pertemuan hanya berlangsung sekitar 5-10 menit. Pintu kamar hotel terbuka,&quot; ujar salah seorang penasihat hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, Selasa (5/5).</p>
<p> <span id="more-624"></span>Apa pembicaraan antara Rani dan Antasari? &quot;Rani minta agar Pak Antasari kembali menjadi member Padang Golf Modernland, Tangerang. Permintaan itu ditolak Pak Antasari. Saat itu Rani menjadi marketing padang golf&nbsp; itu,&quot; tambah Ari.</p>
<p> Ketika Antasari dan Rani berada di dalam kamar 808, tiba-tiba muncul Nasrudin Zulkarnaen. &quot;Dalam kesempatan itu Nasrudin mengatakan bahwa Rani adalah istrinya,&quot; kata Ari.</p>
<p> Ari mengakui Antasari kenal dengan Rani Juliani sebagai caddy (pemandu golf) karena dia pernah menggunakan jasa perempuan itu. &quot;Entah dari mana Rani mengetahui nomor handphone Pak Antasari. Karena terus-menerus di-SMS, Pak Antasari penasaran dan kemudian menghubungi Rani untuk bertemu,&quot; kata Ari.</p>
<p> Hotel Mahakam dipilih karena sering digunakan Antasari untuk menerima tamu-tamu yang memberi informasi seputar tindak pidana korupsi. &quot;Untuk menerima tamu yang memberi informasi seputar korupsi perlu tempat yang agak tertutup,&quot; katanya.</p>
<p> Ditambahkan, pada saat itu Antasari juga ada janji dengan Nasrudin di hotel tersebut. &quot;Pada waktu itu Pak Nasrudin ingin memberikan keterangan seputar adanya korupsi di PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI),&quot; katanya.</p>
<p> Pertemuan itu kemudian menjadi dasar untuk menduga adanya cinta segitiga antara Rani, Antasari, dan Nasrudin. &quot;Jadi tidak benar terjadi hubungan asmara antara Pak Antasari dan Rani. Kalau cerita itu kemudian dikembangkan sedemikian rupa, berarti Pak Antasari sengaja dijebak,&quot; tegasnya.</p>
<p> Ari tidak bersedia menjawab ketika ditanya apakah pada saat itu Nasrudin sempat mengambil gambar pertemuan Rani dengan Antasari di kamar 808 Hotel Mahakam.&nbsp; &quot;Yang terpenting tidak terjadi perselingkuhan di tempat itu,&quot; jelasnya.</p>
<p> Seperti diberitakan sebelumnya, beredar kabar terjadi percekcokan antara Antasari dan Nasrudin di Hotel Grand Mahakam, Jakarta. Pemicunya, Nasrudin mendapati Antasari mengencani Rani di hotel tersebut.</p>
<p> Juniver Girsang, penasihat hukum Antasari lainnya, juga mengungkapkan, kliennya mengenal Rani tiga tahun lalu di Padang Golf Modernland, Tangerang. &quot;Beliau kenal tiga tahun lalu,&quot; ujar Juniver di Mapolda Metro Jaya,&nbsp; Selasa.</p>
<p> Namun, menurutnya, Antasari mengenal Rani hanya sebatas kenalan biasa saja. Tidak ada suatu hubungan khusus di antara mereka. &quot;Tidak kenal dekat. Hanya sebatas kenal dia caddy di situ saja,&quot; tuturnya.</p>
<p> Saat bermain golf pun, Antasari tidak terlalu sering menggunakan jasa Rani. &quot;Di situ caddy-caddy kan berkelompok,&quot; urainya.</p>
<p> <em>sumber : kompas.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/antasari-temui-rani-10-menit-di-kamar-808/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rani Kirim SMS ke Antasari</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/rani-kirim-sms-ke-antasari/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/rani-kirim-sms-ke-antasari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 03:19:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[caddy]]></category>

		<category><![CDATA[glof]]></category>

		<category><![CDATA[hotel grand mahakam]]></category>

		<category><![CDATA[kirim]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[putra rajawali banjaran]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<category><![CDATA[sms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8212; Menurut pengacara Antasari Azhar, M Assegaf, selain meneruskan kuliah, Rani Juliani juga menjadi petugas pemasaran di Lapangan Golf Modernland. Rani menawarkan kepada Antasari untuk menjadi anggota lagi di lapangan golf tersebut. &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; &#160; &#34;Rani Juliani minta Antasari Azhar untuk memperpanjang keanggotaan (Modernland),&#34; katanya. Dalam penawaran tersebut, Rani mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <em>KOMPAS.com</em> &mdash; Menurut pengacara Antasari Azhar, M Assegaf, selain meneruskan kuliah, Rani Juliani juga menjadi petugas pemasaran di Lapangan Golf Modernland. Rani menawarkan kepada Antasari untuk menjadi anggota lagi di lapangan golf tersebut.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> &quot;Rani Juliani minta Antasari Azhar untuk memperpanjang keanggotaan (Modernland),&quot; katanya. Dalam penawaran tersebut, Rani mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada Antasari Azhar, termasuk menerima SMS dari Direktur PT PBR Nasrudin Zulkarnaen yang menyebutkan kasus-kasus korupsi.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> <span id="more-622"></span>Kemudian, kata dia, Antasari Azhar menyuruh keduanya bertemu di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan, karena dirinya juga sedang menunggu ustadz atau gurunya. &quot;Antasari Azhar (di Hotel Grand Mahakam) tengah menunggu gurunya,&quot; katanya.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> Sebelumnya dilaporkan, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen menyerahkan berkas korupsi di BUMN kepada Antasari Azhar di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan. Demikian dikatakan kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, seusai mengikuti pemeriksaan terhadap kliennya di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> &quot;Pertemuan di Grand Mahakam menyerahkan dokumen yang ada informasi dengan dugaan korupsi di BUMN,&quot; katanya. Saat ditanya korupsi BUMN itu soal RNI atau impor gula, ia enggan menjawabnya.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> Nasrudin Zulkarnaen menjadi korban penembakan setelah bermain golf di Modernland pada 14 Maret 2009. Dalam kasus itu, Polda Metro Jaya menetapkan sembilan tersangka, di antaranya, mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Wiliardi Wizar, Antasari Azhar, dan bos salah satu surat kabar, Sigid Haryo Wibisono.<br /> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;<br /> Polda Metro Jaya sampai sekarang belum menjelaskan motif perbuatan Antasari Azhar hingga harus ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p> <em>sumber : kompas.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/rani-kirim-sms-ke-antasari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rani Juliani di Mata Ny Antasari</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/rani-juliani-di-mata-ny-antasari/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/rani-juliani-di-mata-ny-antasari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 03:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[caddy]]></category>

		<category><![CDATA[golf]]></category>

		<category><![CDATA[ida laksmiwati]]></category>

		<category><![CDATA[pandangan]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[KEHADIRAN Rani Juliani, caddy (pemandu golf) Padang Golf Modernland, dalam kehidupan Ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar, baru diketahui istrinya, Ny Ida Laksmiwati, ketika berita mengenai pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen ramai diberitakan media massa.
 &#8220;Awalnya saya melihat berita di televisi. Kemudian saya bertanya kepada Bapak mengenai kebenaran berita itu. Bapak bilang tidak terlibat. Saya percaya pada penjelasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>KEHADIRAN Rani Juliani, caddy (pemandu golf) Padang Golf Modernland, dalam kehidupan Ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar, baru diketahui istrinya, Ny Ida Laksmiwati, ketika berita mengenai pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen ramai diberitakan media massa.</em></p>
<p> &ldquo;Awalnya saya melihat berita di televisi. Kemudian saya bertanya kepada Bapak mengenai kebenaran berita itu. Bapak bilang tidak terlibat. Saya percaya pada penjelasan Bapak dan tidak tanya-tanya lagi,&rdquo; kata Ida di Jakarta, Rabu (6/5).</p>
<p> Kedua anak Antasari bersekolah di Australia, dan mereka mengetahui persoalan yang menimpa ayahnya dari pemberitaan di internet. &ldquo;Saya berusaha menjelaskan kepada mereka bahwa papa tidak mungkin melakukan perbuatan seperti itu. Mereka percaya karena tahu persis bagaimana ayahnya,&rdquo; tambah Ny Ida.</p>
<p> <span id="more-620"></span>Ia juga mengaku mengetahui hobi Antasari bermain golf. &rdquo;Saya tidak pernah melarang atau keberatan terhadap hobi Bapak main golf karena beliau juga tidak pernah menghalangi aktivitas saya,&rdquo; katanya.</p>
<p> Saat nama Rani disebut dalam kasus itu, Ny Ida sempat menanyakan kepada Antasari. &ldquo;Bapak mengatakan, dia (Rani) adalah pegawai golf. Beliau memang kenal. Wajar kan kalau pemain kenal dengan pegawai golf. Saya tak punya prasangka buruk pada Bapak,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p> Karena percaya betul dengan sang suami, Ny Ida tidak menanyakan lebih lanjut mengenai Rani Juliani. &ldquo;Setelah dijelaskan dan saya memahami, saya tidak bertanya lagi. Pernyataan dan penjelasan Bapak membuat saya percaya,&rdquo; kata Ny Ida.</p>
<p> Di mata perempuan tersebut, Antasari bukan tipe pria romantis. &ldquo;Biasa-biasa saja. Beliau hanya mencium saya pada saat ulang tahun perkawinan, ulang tahun saya, atau momen khusus lainnya,&rdquo; ujarnya tersenyum.</p>
<p> Apa kebiasaan Antasari yang selalu diingat Ny Ida? Menurutnya, begitu bangun di pagi hari, Antasari lebih dulu mencari koran. &ldquo;Begitu bangun, yang dicari lebih dulu adalah koran, bukan cari saya. Mungkin beliau lebih cinta koran daripada saya,&rdquo; ujar Ny Ida berseloroh.</p>
<p> Apa tidak cemburu? &ldquo;Memang kesukaan Bapak setiap bangun pagi itu baca koran. Kalau koran belum diantar, Bapak selalu tanya-tanya, mana ini korannya kok belum datang. Saya cemburu pada koran,&rdquo; katanya sambil tersenyum.</p>
<p> Setelah Antasari menghuni sel tahanan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mulai Senin (4/5) lalu, Ny Ida mengaku tidak kesepian. &ldquo;Di malam hari, Bapak biasa tidur lebih dulu, sedangkan saya belakangan. Jadi kalau sekarang Bapak tidak bisa tidur di rumah, ya tidak jadi masalah buat saya,&rdquo; katanya.</p>
<p> Hanya saja, ada sedikit perbedaan yang dirasakannya, yaitu tidak ada lagi orang yang menyalaminya ketika hendak berangkat ke kantor. &ldquo;Setiap kali hendak berangkat ke kantor, Bapak selalu menyalami saya,&rdquo; katanya.</p>
<p> Menjawab pertanyaan apa yang membuat Ny Ida tertarik pada sosok Antasari di masa muda, ia menceritakan pria berkumis tebal itu berani meminang dirinya di kantor orangtuanya. &ldquo;Bapak saya waktu itu bilang, kalau ingin meminang harus berani datang ke kantor beliau. Itu yang kemudian dilakukan Pak Antasari,&rdquo; katanya mengenang.</p>
<p> Ny Ida mengaku, setelah Antasari ditahan banyak ucapan, baik melalui telepon maupun SMS, bernada simpati kepada dirinya. &ldquo;Keluarga, kenalan, dan handai taulan, semua memberi dukungan simpati kepada keluarga kami,&rdquo; katanya.</p>
<p> <em>sumber : kompas.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/rani-juliani-di-mata-ny-antasari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kapolri Copot Wiliardi Wizar</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/kapolri-copot-wiliardi-wizar/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/kapolri-copot-wiliardi-wizar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 02:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[caddy]]></category>

		<category><![CDATA[copot]]></category>

		<category><![CDATA[jabatan]]></category>

		<category><![CDATA[kapolri]]></category>

		<category><![CDATA[mabes]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[putra rajawali banjaran]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<category><![CDATA[Wiliardi Wizar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[Presiden meneken surat pemberhentian sementara Antasari hari ini.
 JAKARTA&#8211; Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan Komisaris Besar Wiliardi Wizar, salah satu tersangka pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, sudah dicopot dari jabatannya. &#8220;Ya, sudah tidak ada (jabatan),&#8221; kata Bambang Hendarso di Markas Besar Kepolisian RI kemarin.
 Menurut pemeriksaan polisi, Wiliardi berperan sebagai pencari eksekutor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Presiden meneken surat pemberhentian sementara Antasari hari ini.</em></p>
<p> <strong>JAKARTA</strong>&#8211; Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan Komisaris Besar Wiliardi Wizar, salah satu tersangka pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, sudah dicopot dari jabatannya. &ldquo;Ya, sudah tidak ada (jabatan),&rdquo; kata Bambang Hendarso di Markas Besar Kepolisian RI kemarin.</p>
<p> Menurut pemeriksaan polisi, Wiliardi berperan sebagai pencari eksekutor dalam kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran itu. Mantan Kepala Polres Jakarta Selatan tersebut diduga mendapat perintah dari Antasari Azhar, yang kini juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sebelum terjerat kasus ini, Wiliardi adalah Kepala Sub-Bidang Pariwisata Direktorat Pengamanan Obyek Khusus Badan Pembinaan dan Keamanan Mabes Polri.</p>
<p> <span id="more-618"></span>Ihwal motif keterlibatan Wiliardi Wizar, Kapolri menyerahkan pemeriksaannya kepada penyidik. Dia menerangkan, Wiliardi ditangkap empat hari sebelum pemeriksaan terhadap Antasari. Kapolri menjamin pemeriksaan terhadap Wiliardi tidak akan dibeda-bedakan dengan tersangka lain. &quot;Kita tegas-tegas saja. Kalau masih ada anggota Polri yang terlibat, apa pun pasti kita tindak.&rdquo;</p>
<p> Menurut Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Inspektur Jenderal Oegroseno, Wiliardi juga terancam diberhentikan dengan tidak hormat dari kepolisian. &quot;Sanksi dari yang teringan sampai yang terberat,&quot; kata Oegroseno, Selasa lalu. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji menyerahkan soal pemecatan itu kepada Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri.</p>
<p> Mengenai status Antasari Azhar, Bambang Hendarso sudah mengirim surat pemberitahuan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin pagi. &quot;Sudah di tangan Pak Mensesneg (Hatta Rajasa),&quot; ujarnya.</p>
<p> Presiden Yudhoyono mengakui adanya surat dari Kapolri itu. &ldquo;Saya sudah dilapori oleh Pak Mensesneg bahwa sudah ada surat dari Kapolri untuk status Antasari yang diduga terlibat kasus pembunuhan,&rdquo; katanya di kantor Presiden kemarin. Surat itu dibutuhkan sebagai pertimbangan untuk memberhentikan (sementara) Antasari dari jabatannya sebagai Ketua KPK.</p>
<p> Yudhoyono meminta agar penyelesaian kasus Antasari dilakukan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Begitu juga dalam hal pemberhentian sementara Antasari dari jabatannya. &ldquo;Tolong dibiasakan bekerja sesuai undang-undang yang berlaku dan sistem, bukan karena tekanan siapa-siapa,&rdquo; kata Presiden. &ldquo;Dengan demikian, akuntabel apa yang kita lakukan.&rdquo;</p>
<p> Denny Indrayana, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, menyatakan draf keputusan presiden soal pemberhentian sementara Antasari telah sampai ke Presiden semalam. &ldquo;Insya Allah, akan ditandatangani besok Kamis (hari ini&#8211;Red.),&quot; kata Denny.</p>
<p> Menurut dia, pemberhentian sementara Antasari akan berlanjut ke pemberhentian tetap jika ia sudah jadi terdakwa. &ldquo;(Sementara) seleksi pimpinan KPK baru bisa dilakukan jika status Antasari sudah menjadi terdakwa,&rdquo; kata Denny.</p>
<p> <em>sumber : korantempo.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/kapolri-copot-wiliardi-wizar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rani Target Pembunuhan</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/rani-target-pembunuhan/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/rani-target-pembunuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 02:39:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>

		<category><![CDATA[putra rajawali banjaran]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<category><![CDATA[target]]></category>

		<category><![CDATA[Wiliardi Wizar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam setelah penembakan Nasrudin, Rani meminta perlindungan. TANGERANG &#8211; Sebelum ditembak mati, Nasrudin sudah menduga ia bakal dibunuh. Dia bahkan memperhitungkan bahwa Rani, istri ketiganya, juga bakal menjadi target pembunuhan.
 Informasi ini diungkapkan seorang sumber di Kepolisian Resor Metro Tangerang mengutip hasil pemeriksaan terhadap Rani, sehari setelah Nasrudin dibunuh pertengahan Maret lalu. Kepada polisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Pada malam setelah penembakan Nasrudin, Rani meminta perlindungan.</em><br /> <strong>TANGERANG</strong> &ndash; Sebelum ditembak mati, Nasrudin sudah menduga ia bakal dibunuh. Dia bahkan memperhitungkan bahwa Rani, istri ketiganya, juga bakal menjadi target pembunuhan.</p>
<p> Informasi ini diungkapkan seorang sumber di Kepolisian Resor Metro Tangerang mengutip hasil pemeriksaan terhadap Rani, sehari setelah Nasrudin dibunuh pertengahan Maret lalu. Kepada polisi pula saat itu Rani sudah menyebutkan keterkaitan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dalam kasus ini.</p>
<p> Nasrudin Zulkarnaen ditembak pada 14 Maret 2009 dan meninggal sehari kemudian. Pada hari kematian Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran itu, polisi sudah memeriksa Rani. Dalam pemeriksaan itulah Rani mengungkapkan bahwa Nasrudin menduga istrinya pun akan menjadi korban. &quot;Kalau saya meninggal, target selanjutnya kamu,&quot; kata Rani.</p>
<p> <span id="more-614"></span>Rani juga menyebutkan Nasrudin berniat membongkar perselingkuhannya dengan Antasari. Jika rencana ini jadi dilakukan, Nasrudin berniat menjadikan istrinya sebagai saksi.</p>
<p> Mendengar rencana ini, orang tua Rani menolak dengan alasan takut karena mereka hanya &ldquo;orang kecil&rdquo;. &ldquo;Tapi Nasrudin berkukuh bahwa Rani adalah istrinya dan ini harus diungkap,&quot; kata sumber tersebut.</p>
<p> Setelah kematian Nasrudin, Rani dan kedua orang tuanya meminta perlindungan polisi karena merasa terteror. &quot;Kami tempatkan mereka di sebuah hotel di Jakarta dengan penjagaan ketat. Dia adalah saksi utama,&quot; kata sumber itu lagi.</p>
<p> Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iriawan menyatakan Rani meminta perlindungan polisi pada malam Nasrudin Zulkarnaen ditembak.</p>
<p> &quot;Dia tahu dan langsung melapor ke polisi untuk minta perlindungan karena merasa terancam,&quot; katanya kepada wartawan kemarin. Rani sempat mengecek keberadaan Nasrudin dengan mengirim pesan singkat. Bunyi pesannya, kata Iriawan, &quot;Papa kok gak dateng?&quot; dan &quot;Papa luka, ya?&quot;</p>
<p> Namun, Iriawan membantah bahwa nama Antasari disebutkan Rani pada malam itu. &quot;Kalau disebut dari awal, polisi pasti duluan menangkapnya.&quot;</p>
<p> Kemarin Antasari diperiksa di Polda Metro Jaya sekitar 5 jam hingga magrib. Dia didampingi empat pengacaranya: Juniver Girsang, Hotma Sitompul, Muhammad Assegaf, dan Ari Yusuf Amir.</p>
<p> Menurut Juniver, kliennya harus menjawab 48 pertanyaan seputar perkenalan dengan sejumlah tersangka dalam kasus ini. Assegaf menimpali, Antasari mengaku mengenal Rani sejak tiga tahun yang lalu, saat ia masih menjabat jaksa. &quot;Dulu Antasari anggota Padang Golf Modernland,&quot; katanya.</p>
<p> Assegaf juga mengakui adanya pertemuan Antasari dengan Rani di Hotel Gran Mahakam pada Mei 2008. Kala itu Antasari sedang menanti dua tamu spiritualnya. Mendadak Rani menelepon meminta bertemu. Rani, yang sudah menjadi staf pemasaran, menawarkan perpanjangan masa keanggotaan Antasari di Padang Golf Modernland.</p>
<p> Baru lima menit pertemuan berlangsung, Nasrudin datang membawa segepok dokumen dugaan korupsi di salah satu perusahaan milik negara. &quot;Waktu itu Antasari tidak tahu kalau mereka sudah menikah siri,&quot; katanya.</p>
<p> Ari Yusuf Amir membantah kabar bahwa kliennya mengancam Rani. &quot;Tidak benar itu. Untuk apa? Tidak ada perlunya,&quot; katanya. Ia juga menampik jika dikatakan bahwa nama Antasari muncul dari mulut Rani. Kliennya disebut oleh Sigid Haryo Wibisono.</p>
<p> <em>sumber : korantempo.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/rani-target-pembunuhan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Keluarga Eksekutor Nasrudin akan Datangi Polda Metro</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/keluarga-eksekutor-nasrudin-akan-datangi-polda-metro/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/keluarga-eksekutor-nasrudin-akan-datangi-polda-metro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 02:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[edo]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[pembunuh]]></category>

		<category><![CDATA[tersangka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA - Edo, salah satu tersangka kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya, Rabu (6/5/2009), di Polda Metro Jaya.
 Pasalnya, pihak keluarga kerap mempertanyakan kondisi tersangka kepada kuasa hukumnya. &#160; &#34;Siang nanti pihak keluarga Edo akan berencana melihat keadaan Edo di rutan Polda,&#34; ujar kuasa hukum Edo, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> - Edo, salah satu tersangka kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya, Rabu (6/5/2009), di Polda Metro Jaya.</p>
<p> Pasalnya, pihak keluarga kerap mempertanyakan kondisi tersangka kepada kuasa hukumnya. &nbsp;<br /> &quot;Siang nanti pihak keluarga Edo akan berencana melihat keadaan Edo di rutan Polda,&quot; ujar kuasa hukum Edo, Nyoman Ray kepada okezone.</p>
<p> <span id="more-610"></span>Sebelumnya Edo dikabarkan berperan sebagai pemberi arahan kepada Hendrikus dalam eksekusi Nasrudin usai bermain golf di Modernland Golf, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. Edo juga lah yang berhubungan dengan WW dan dijanjikan bayaran senilai Rp500 juta.</p>
<p> Sebelumnya, tim kuasa hukum Edo dan Hendrikus, M Ardi Malembot, mengatakan akan segera mengajukan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya, karena polisi tidak memberikan surat penahanan kepada keluarga maupun kuasa hukum.</p>
<p> Hal tersebut menurut dia telah menyalahi prosedur dalam penangkapan kedua tersangka.</p>
<p> <em>sumber : okezone.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/keluarga-eksekutor-nasrudin-akan-datangi-polda-metro/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Boediono Bolak-balik Dipanggil ke Cikeas</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/boediono-bolak-balik-dipanggil-ke-cikeas/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/boediono-bolak-balik-dipanggil-ke-cikeas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 01:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[boediono]]></category>

		<category><![CDATA[cawapres]]></category>

		<category><![CDATA[cikeas]]></category>

		<category><![CDATA[demokrat]]></category>

		<category><![CDATA[gubernur BI]]></category>

		<category><![CDATA[pendamping]]></category>

		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Peluang tokoh nonpartai mendampingi Yudhoyono menguat. JAKARTA&#8211;Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, menyatakan peluang tokoh profesional nonpartai untuk mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono sebagai bakal calon wakil presiden dalam pemilihan presiden mendatang semakin kuat. &#34;Pendulumnya saat ini sedang bergeser kuat ke arah tokoh dari nonpartai politik,&#34; katanya di Jakarta kemarin.
 Dia menegaskan, Yudhoyono akan memilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&ldquo;Peluang tokoh nonpartai mendampingi Yudhoyono menguat.</em><br /> <strong>JAKARTA</strong>&#8211;Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, menyatakan peluang tokoh profesional nonpartai untuk mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono sebagai bakal calon wakil presiden dalam pemilihan presiden mendatang semakin kuat. &quot;Pendulumnya saat ini sedang bergeser kuat ke arah tokoh dari nonpartai politik,&quot; katanya di Jakarta kemarin.</p>
<p> Dia menegaskan, Yudhoyono akan memilih pendampingnya pada sosok yang diterima luas di dunia internasional. Menurut dia, tokoh-tokoh profesional yang masuk bursa calon saat ini semuanya baik dan cukup dikenal. Tapi ia tetap tak mau menyebutkan siapa saja yang masuk dalam bidikan Yudhoyono.</p>
<p> <span id="more-608"></span>Di antara beberapa kandidat itu, tampaknya peluang Boediono kian kuat. Gubernur Bank Indonesia itu dikabarkan sering dipanggil ke Cikeas, kediaman Yudhoyono, dalam dua pekan terakhir. Waktu pemanggilannya bukan pada jam kerja, melainkan lebih sering malam hari.</p>
<p> Hayono Isman mengakui Boediono sudah beberapa kali dipanggil ke Cikeas. Namun, dia menegaskan, Presiden memanggil Boediono ke Cikeas untuk membahas masalah-masalah ekonomi. Ketika didesak mengapa tidak dipanggil ke Istana Presiden jika membahas ekonomi, Hayono tertawa. &quot;Ya, kalau begitu, tidak perlu saya jelaskan lagi.&quot;</p>
<p> Hayono kemudian mengatakan, di antara 19 nama calon yang sudah dikantongi Yudhoyono, pilihan belum mengerucut ke satu figur. Menurut dia, saat ini masih ada sejumlah nama yang dipertimbangkan.</p>
<p> Beberapa waktu yang lalu, di sela acara mengikuti sidang tahunan Bank Pembangunan Asia (ADB), Presiden Yudhoyono menyatakan sudah mengantongi sejumlah nama bakal calon wakil presiden. &quot;Saya sudah menentukan cawapres yang paling tepat untuk mendampingi saya. Waktu pengumumannya juga sudah sudah saya rancang,&quot; ujarnya. Yudhoyono bermaksud mendeklarasikannya sesudah pengumuman hasil pemilihan umum legislatif 9 Mei.</p>
<p> Di antara 19 nama itu, beberapa tokoh lain dari kalangan profesional nonpartai yang sering disebut-sebut, antara lain, Sri Mulyani Indrawati (Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Keuangan) serta Kuntoro Mangkusubroto (mantan Kepala Badan Pelaksana Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nias-Aceh).</p>
<p> Sedangkan dari tokoh partai politik, ada Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid, dan mantan Ketua Partai Golkar Akbar Tandjung</p>
<p> Ketua DPP Partai Demokrat Max Sopacua menepis sinyalemen mengenai menguatnya nama Boediono. Sebab, &quot;Ada juga nama-nama lainnya, seperti Akbar Tanjung dan Hatta Rajasa,&quot; kata dia. Soal seringnya Boediono dipanggil ke Cikeas, kata Max, hal itu bisa dalam konteks apa saja.</p>
<p> Sampai berita ini diturunkan, Tempo belum berhasil memperoleh konfirmasi dari Boediono maupun Sri Mulyani soal pencalonan ini. Pesan pendek yang dikirim ke telepon seluler keduanya tidak dijawab.</p>
<p> <em>sumber : korantempo.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/boediono-bolak-balik-dipanggil-ke-cikeas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wiliardi Dituduh Ikut Siapkan Eksekutor</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/wiliardi-dituduh-ikut-siapkan-eksekutor/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/wiliardi-dituduh-ikut-siapkan-eksekutor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 01:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[putra rajawali banjaran]]></category>

		<category><![CDATA[siapkan eksekutor]]></category>

		<category><![CDATA[Wiliardi Wizar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8212; Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizar mendapat perintah langsung dari Antasari Azhar dalam kasus dugaan pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.
 &#8220;Kalau polisi, yang (memberi) perintah mestinya atasan langsung. Kalau dia (Wiliardi), diperintah orang lain,&#8221; kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji, tentang hasil pemeriksaan terhadap Wiliardi kemarin.
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8212; Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizar mendapat perintah langsung dari Antasari Azhar dalam kasus dugaan pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.</p>
<p> &ldquo;Kalau polisi, yang (memberi) perintah mestinya atasan langsung. Kalau dia (Wiliardi), diperintah orang lain,&rdquo; kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji, tentang hasil pemeriksaan terhadap Wiliardi kemarin.</p>
<p> Ketika ditanyakan apakah Wiliardi mendapat perintah langsung dari Antasari, Juru Bicara Markas Besar Polri Abubakar Nataprawira membenarkan. &ldquo;Ya, kurang lebih begitu,&rdquo; ujarnya.</p>
<p> <span id="more-606"></span>Menurut Susno, Wiliardi hanya pelaksana dalam aksi itu. &quot;WW (Wiliardi Wizar) bukan merancang (pembunuhan), dia ikut cari-cari orang, berunding-runding,&quot; ujarnya.</p>
<p> Susno mengatakan mantan Kepala Polres Jakarta Selatan itu terlibat dalam rencana pembunuhan itu supaya naik pangkat.</p>
<p> Wiliardi sekarang ditahan di ruang tahanan Propam Markas Besar Polri. Bila dalam pemeriksaan dia terbukti bersalah, kata Susno, berkas diajukan ke pengadilan dan hukuman diserahkan kepada hakim. &quot;Dia tidak bisa jadi polisi lagi,&quot; katanya.</p>
<p> Meski berpangkat cukup tinggi, Wiliardi tidak melibatkan anak buahnya dalam pembunuhan itu. &quot;Satu (anggota polisi) saja cukup, kegiatan seperti ini kan rahasia, banyak orang nanti malah bubar,&quot; kata Susno.</p>
<p> Pemeriksaan terhadap Wiliardi dilakukan dalam dua berkas perkara. &ldquo;Polda Metro dan Divisi Propam Mabes Polri akan bekerja sendiri-sendiri,&rdquo; ujar Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Inspektur Jenderal Oegroseno.</p>
<p> Ia mengatakan penyidik di Polda Metro Jaya bertugas mendalami kasus pelanggaran pidana, sedangkan Divisi Profesi dan Pengamanan akan menyidik pelanggaran dari sisi etik profesi. &ldquo;Bila berkas sudah selesai, yang bersangkutan akan diajukan ke depan sidang Komisi Kode Etik,&rdquo; katanya.</p>
<p> Dalam kasus pelanggaran etik profesi, kata Oegroseno, seorang anggota kepolisian yang dinyatakan bersalah dapat dijatuhi hukuman berupa pemberhentian secara tidak hormat. Proses itu dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada hasil penyidikan yang dilakukan dalam kasus pidana.</p>
<p> Hingga saat ini, kata Oegroseno, Wiliardi masih diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum. Karena itu, Divisi Profesi dan Keamanan baru mendalami dugaan pelanggaran kode etik sejauh tidak menyulitkan proses penyidikan.</p>
<p> <em>sumber : korantempo.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/wiliardi-dituduh-ikut-siapkan-eksekutor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antasari Akui Kenal Rani</title>
		<link>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kenal-rani/</link>
		<comments>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kenal-rani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 01:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihza Ihza Law Firm</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<category><![CDATA[antasari azhar]]></category>

		<category><![CDATA[memeras]]></category>

		<category><![CDATA[nasrudin zulkarnaen]]></category>

		<category><![CDATA[pengacara]]></category>

		<category><![CDATA[putra rajawali banjaran]]></category>

		<category><![CDATA[rani juliani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihza-ihza.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) Antasari Azhar akhirnya mengakui mengenal Rani Juliani, caddy golf yang disebut-sebut sebagai pangkal masalah terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen. Antasari mengaku mengenal Rani saat diberondong dengan 10 pertanyaan oleh empat penyidik di markas Kepolisian Daerah Metro Jaya kemarin.
 Menurut pengacara Antasari, Juniver Girsang, pertanyaan penyidik masih seputar hubungan Antasari dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) Antasari Azhar akhirnya mengakui mengenal Rani Juliani, caddy golf yang disebut-sebut sebagai pangkal masalah terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen. Antasari mengaku mengenal Rani saat diberondong dengan 10 pertanyaan oleh empat penyidik di markas Kepolisian Daerah Metro Jaya kemarin.</p>
<p> Menurut pengacara Antasari, Juniver Girsang, pertanyaan penyidik masih seputar hubungan Antasari dengan korban Nasrudin, para tersangka, dan Rani Juliani. &ldquo;Dia mengaku kenal dengan Sigid Haryo Wibisono, Wiliardi Wizar, Rani, dan Nasrudin,&rdquo; kata Juniver setelah mendampingi Antasari.</p>
<p> Pengacara lain yang ikut mendampingi, Mohammad Assegaf, mengatakan Antasari mengaku mengenal Rani sejak tiga tahun yang lalu ketika masih bertugas di Kejaksaan Agung. &ldquo;Tapi baru satu-dua kali bertemu,&rdquo; kata Assegaf.</p>
<p> <span id="more-603"></span>Inilah pengakuan pertama Antasari tentang hubungannya dengan Rani. Sebelumnya, Antasari selalu menghindar bila ditanyai soal primadona di Padang Golf Modernland, Tangerang, itu.</p>
<p> Antasari ditahan polisi sejak Senin lalu. Dia resmi menjadi tersangka kasus pembunuhan Nasrudin, Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran, pada 14 Maret lalu. Sejauh ini polisi sudah dua kali memeriksa Antasari. Polisi akan memeriksa Antasari lagi pukul 10.00 hari ini. &ldquo;Mudah-mudahan sudah mulai bicara tentang materi kasus,&rdquo; kata Juniver.</p>
<p> Sumber-sumber di kepolisian menyebutkan, pembunuhan Nasrudin dipicu oleh perseteruan antara Antasari dan korban, yang sama-sama punya hubungan dengan Rani. Menurut sumber, Nasrudin memegang rekaman hubungan mesra Antasari dengan Rani. Korban memakai rekaman itu untuk memeras Antasari.</p>
<p> Kemarin polisi menggeledah rumah Antasari di kompleks Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, dan rumah Sigid di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, untuk mencari barang bukti.</p>
<p> Sejauh ini polisi telah mengungkap peran para pelaku di lapangan. Namun, polisi belum menyingkap dengan gamblang peran orang-orang penting yang terlibat dan pangkal masalah yang jadi penyebab pembunuhan itu.</p>
<p> <strong>&ldquo;LEDAKAN DARI&rdquo; SEKEPING FOTO</strong></p>
<p> 1.Pada 2006, Antasari Azhar mengenal Rani Juliani di Padang Golf Modernland, Tangerang. Gadis manis itu bekerja sebagai pemungut bola (caddy) di lapangan golf itu.</p>
<p> 2.Nasrudin Zulkarnaen menjadi anggota di Padang Golf Modernland tiga tahun yang lalu. &quot;Dia bermain golf pada Sabtu dan Minggu,&quot; kata istri kedua Nasrudin, Arinda Irawati. &quot;Tapi bisa juga every day, bicara bisnis juga sambil main golf.&quot;</p>
<p> 3.Pada 2008, Nasrudin menikah siri dengan Rani. Menurut tetangga Rani, pernikahan itu terjadi sekitar awal 2008.</p>
<p> 4.Menurut Jeffry Lumempouw, pengacara keluarga Nasrudin, &quot;Istri ketiga Nasrudin, Tika, diganggu Antasari.&quot; Sumber di kepolisian menuturkan hubungan itu terjadi sekitar Mei 2008 di sebuah hotel bintang lima di Kebayoran, Jakarta Selatan. Kejadian itu diketahui oleh Nasrudin. Dia, konon, menyimpan foto mereka berdua.</p>
<p> 5.Antasari menolak soal ini. Menurut Juniver Girsang, pengacaranya, Antasari bertemu dengan Rani, &quot;hanya sekali- dua kali saja.&quot; Namun, fakta hubungan asmara itulah yang kabarnya membuat Nasrudin &quot;meledak&quot; dan kemudian memeras Antasari, hingga Antasari kesal.</p>
<p> 6.Pada 14 Maret 2009, Nasrudin tewas ditembak setelah bermain golf di Modernland. Polisi menemukan informasi pejabat tinggi dari ponsel Nasrudin. Saat ditanyai soal foto Rani, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iriawan hanya tersenyum. &quot;Nanti saja, masih dikembangkan,&quot; katanya.</p>
<p> <em>sumber : korantempo.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihza-ihza.com/antasari-akui-kenal-rani/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
